PBB Apresiasi Komitmen Indonesia, Prabowo Perkuat Dialog Multilateral

JAKARTA — Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) António Guterres mengapresiasi komitmen Indonesia dalam mendukung multilateralisme dan menjaga perdamaian dunia.

Apresiasi tersebut disampaikan dalam rangkaian kunjungannya untuk bertemu Presiden Prabowo Subianto di Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Pertemuan ini menjadi momentum untuk memperkuat dialog dan kemitraan Indonesia dengan PBB dalam menghadapi berbagai tantangan internasional.

Melalui rilis Kantor PBB di Jakarta, Guterres menyampaikan penghargaan atas dukungan Indonesia terhadap organisasi internasional tersebut, termasuk kontribusi dalam operasi pemeliharaan perdamaian. Ia juga mengapresiasi kepemimpinan Indonesia dalam mendorong pembiayaan pembangunan yang inovatif serta memajukan aksi iklim.

Pengakuan tersebut menunjukkan luasnya kontribusi Indonesia dalam kerja sama internasional, baik dalam menjaga stabilitas maupun mendukung agenda pembangunan berkelanjutan.

Dalam pertemuan bilateral bersama delegasi masing-masing, Prabowo dan Guterres membahas reformasi sistem multilateral, pencapaian Agenda 2030, serta sejumlah persoalan global dan regional.

Situasi di Wilayah Palestina yang Diduduki turut menjadi perhatian kedua pemimpin. Pembahasan tersebut mencerminkan pentingnya komunikasi antarnegara untuk mencari penyelesaian atas berbagai persoalan internasional melalui kerja sama dan pendekatan diplomatik.

Sekretariat Presiden menjelaskan bahwa pertemuan itu membahas sejumlah isu strategis sekaligus memperkuat koordinasi Indonesia dan PBB dalam merespons dinamika global. Kerja sama multilateral dinilai penting untuk mendorong perdamaian, menjaga stabilitas, dan membuka ruang penyelesaian persoalan internasional secara konstruktif.

Prabowo didampingi Menteri Luar Negeri Arrmanatha Christiawan Nasir, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Sugiono, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, serta Wakil Tetap RI untuk New York Umar Hadi. Sementara itu, Guterres hadir bersama Utusan Khusus Sekjen PBB untuk Isu Air Retno Marsudi dan Koordinator Residen PBB di Indonesia Gita Sabharwal.

Agenda kunjungan Guterres juga mencakup rencana mendatangi Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian TNI di Kabupaten Bogor pada Senin. Di lokasi tersebut, ia dijadwalkan memberikan penghormatan kepada 50 prajurit TNI yang gugur saat menjalankan tugas bersama pasukan penjaga perdamaian PBB.

Wakil Juru Bicara Sekjen PBB, Farhan Haq, menjelaskan bahwa Guterres juga akan bertemu dengan prajurit yang dipersiapkan untuk bertugas dalam misi perdamaian PBB di Republik Afrika Tengah melalui MINUSCA.

Rangkaian agenda tersebut memperlihatkan keterkaitan antara diplomasi Indonesia dan kontribusi personel di lapangan.

Melalui penguatan dialog serta partisipasi dalam misi perdamaian, Indonesia terus mendukung upaya internasional untuk menciptakan stabilitas dan perdamaian yang berkelanjutan. (*)

Loading

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *