Jakarta – Pemerintah terus memperluas akses layanan kesehatan melalui program Cek Kesehatan Gratis (CKG) agar masyarakat dapat melakukan pemeriksaan kesehatan secara lebih mudah dan rutin. Program ini menjadi langkah penting dalam memperkuat deteksi dini penyakit sekaligus meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat Indonesia dalam jangka panjang.
Wakil Menteri Kesehatan RI, Dante Saksono Harbuwono menyebut program CKG bakal memberi dampak besar bagi kesehatan masyarakat, termasuk dalam menekan pembiayaan kesehatan nasional di masa mendatang.
Kalau ini bisa diatasi masalah-masalah penting seperti ini, pembiayaan kesehatan 5 sampai 10 tahun lagi akan berasa klaim BPJS akan semakin rendah karena masyarakatnya lebih sehat, kata Dante
Menurut Dante, melalui CKG masyarakat dapat mengetahui lebih awal faktor risiko penyakit seperti hipertensi, kolesterol tinggi, dan diabetes sehingga bisa segera ditangani di fasilitas kesehatan tingkat pertama sebelum berkembang menjadi komplikasi berat.
Lebih baik diobati di Puskesmas untuk yang kolesterolnya tinggi, untuk yang tensinya tinggi, untuk yang gulanya tinggi, daripada mereka sudah harus kena komplikasi akhirnya harus cuci darah, harus kena stroke, kena jantung, ujarnya.
Ia menilai manfaat program ini akan semakin terlihat dalam beberapa tahun mendatang dengan menurunnya angka penyakit tidak menular di Indonesia.
Mungkin kita belum bisa melihat manfaatnya CKG secepat sekarang, tapi teman-teman akan lihat 5-10 tahun lagi angka penyakit jantung akan turun, stroke akan turun, kemudian diabetes akan turun, gagal ginjal akan turun, ucapnya.
Selain memperkuat pemeriksaan kesehatan rutin, Kementerian Kesehatan juga tengah menyiapkan distribusi alat rontgen ke seluruh puskesmas guna mendukung deteksi tuberkulosis (TBC).
Nanti kita akan bagi rontgen ke seluruh Puskesmas, supaya Puskesmas bisa ngerontgen dan ketahuan kalau ada TBC-nya apa nggak di CKG, ujar Dante.
Untuk memperluas jangkauan layanan, Kemenkes juga menggandeng perusahaan ojek online. Dante menyebut pekan depan sebanyak 1.000 pengemudi Gojek di Bandung akan mengikuti pemeriksaan kesehatan gratis melalui program CKG.
Sebagai bentuk perluasan jangkauan layanan, pemerintah juga menggandeng berbagai pihak, termasuk perusahaan transportasi daring. Pekan depan, sebanyak 1.000 pengemudi ojek online di Bandung dijadwalkan mengikuti pemeriksaan kesehatan gratis melalui kerja sama Kementerian Kesehatan dengan GoTo dan Gojek.
Minggu depan saya mau ke sini lagi, cek ke Bandung lagi. Saya kerja sama dengan GoTo, Gojek. Seribu pengendara Gojek akan kita cek kesehatan gratis di Bandung, ujar Dante.
Pemerintah berharap perluasan akses CKG dapat semakin meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemeriksaan kesehatan rutin. Dengan semakin mudahnya akses layanan kesehatan berkualitas, masyarakat diharapkan dapat menjaga kondisi kesehatannya sejak dini, sehingga tercipta generasi Indonesia yang lebih sehat, produktif, dan tangguh di masa depan.









Leave a Reply