MERAUKE – Pembangunan di Tanah Papua terus diperkuat melalui peningkatan konektivitas, pelayanan publik, dan pengembangan berbagai sektor ekonomi. Agar program pembangunan berjalan lancar, masyarakat diajak menjaga keamanan serta tidak mudah terpengaruh provokasi yang dapat memicu keresahan dan mengganggu aktivitas masyarakat.
Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo menegaskan pembangunan sektor transportasi menjadi bagian penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan pembangunan daerah. Hal tersebut disampaikannya dalam peringatan Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) 2026 di halaman Kantor Gubernur Papua Selatan, Salor, Merauke, Senin (17/9).
Pembangunan bidang transportasi mencakup penyediaan prasarana, sarana transportasi, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta pelayanan yang mencakup keamanan, keselamatan dan kenyamanan, kata Apolo Safanpo.
Menurut Apolo, pembangunan transportasi dilakukan secara bertahap sesuai kemampuan daerah dan perlu terintegrasi antara pemerintah pusat, provinsi, kabupaten, distrik hingga kampung. Koordinasi diperlukan agar setiap program berjalan sesuai tugas dan kewenangan masing-masing serta tidak tumpang tindih.
Koordinasi antarjenjang pemerintahan penting dilakukan agar pembangunan transportasi berjalan terintegrasi dan pelayanan kepada masyarakat semakin aman dan nyaman, tegas Apolo Safanpo.
Upaya menjaga kondisi wilayah agar tetap aman juga mendapat perhatian dari Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Mimika Rafael Taorekeyau.
Ia mengapresiasi jajaran aparat keamanan bersama kepolisian setempat atas respons dalam proses evakuasi korban sandera di Mimika, Papua Tengah.
Respons cepat aparat keamanan memberikan rasa aman bagi masyarakat dan menunjukkan komitmen dalam melindungi masyarakat sipil dari tindakan kekerasan dan kejahatan, ujar Rafael Taorekeyau.
Rafael mengimbau masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum jelas sumber dan kebenarannya. Masyarakat juga diminta bijak dalam menerima, memilah, serta menyebarkan informasi agar tidak menimbulkan keresahan yang dapat mengganggu keamanan.
Saya mengimbau seluruh masyarakat Papua, khususnya masyarakat di Kabupaten Mimika, untuk tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum jelas kebenarannya. Mari bijak dalam menerima, memilah, dan menyebarkan informasi, tambah Rafael Taorekeyau.
Ia mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga kedamaian dan menyampaikan aspirasi secara tertib sesuai ketentuan, sehingga aktivitas masyarakat serta pembangunan dapat terus berlangsung.
Mari kita bersama-sama menjaga keamanan dan kedamaian di Tanah Papua. Mari kita jaga Papua tetap damai, masyarakat aman, dan masa depan generasi kita menjadi lebih baik, tutup Rafael Taorekeyau. (*)













Leave a Reply